Pendeta-menghujat-islam-muallaf-meralat

Judul Buku:

Pendeta Menghujat Muallaf Meralat

(Menyanggah Buku “Upacara Ibadah Haji” karya Pendeta Himar Amos Alias Poernama Winangun)


Penulis:
DR. H. Insan LS Mokoginta (Wenseslaus)
Mantan Kristen, Peraih Muallaf Award tahun 2006 & 2007

Sambutan: KH Abdullah Wasi’an

Penerbit: Birrul Walidain Jakarta

Tebal: 186 halaman

Harga: Rp 30.000,-

.

Membaca buku “Upacara Ibadah Haji” karya Pendeta Drs. H. Amos, umat Islam pasti terkecoh dan menyangka kalau buku ini adalah bacaan umat Islam, sama seperti buku manasik ibadah haji pada umumnya. Apalagi pada sampul depan dihiasi dengan foto Masjidil Haram yang sedang dipadati oleh jemaah ibadah haji. Maka tak heran jika sang penulis, H. Amos dikira sebagai Haji Amos. Padahal, nama sebenarnya adalah Drs. A. Poernama Winangun, seorang pendeta murtadin mantan muslim awam.

Buku “Upacara Ibadah Haji” tulisan pendeta ini sangat berbahaya dan merugikan pihak Kristen sendiri, karena bisa menyuburkan kesan negatif terhadap profesi “Pendeta.” Orang yang membaca buku ini bisa berkesimpulan bahwa pendeta itu bodoh, miskin ilmu, licik, penipu, suka memfitnah dan menjelek-jelekkan agama tanpa dasar pijakan yang jelas.

Tapi, Pendeta Amos tak mau tahu dengan kerukunan umat beragama. Baginya, kerukunan umat tak penting, karena yang utama adalah memurtadkan umat Islam sebanyak-banyaknya agar menjadi pengikut Kristen. Maka setiap tahun bertepatan dengan datangnya musim haji, pihak Kristen menyebarkan buku “Upacara Ibadah Haji” ke kalangan Muslim.

Isi buku “Upacara Ibadah Haji” tulisan pendeta ini seluruhnya menghujat Islam, melecehkan Allah SWT, menghina Nabi Muhammad SAW, dan menginjak-injak syariat Islam.

Beberapa pelecehan dalam buku ini, antara lain:

  1. Menyatakan bahwa berdasar Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW, kedudukan Nabi Isa AS sama dengan ALLAH SWT. (hlm. 7-10).
  2. Menghina Allah SWT dengan menyatakan bahwa Allah adalah sebuah benda/zat (hlm. 15-17).
  3. Menuduh Nabi Muhammad sebagai nabi khusus untuk orang Arab saja yang mengajarkan kitab Al-Qur’an khusus untuk orang Arab saja (hlm. 19-20).
  4. Menghina Nabi Muhammad SAW sebagai orang yang belum memperoleh keselamatan (celaka) di akhirat (hlm. 23-25).
  5. Melecehkan Nabi Muhammad SAW dengan menuduh beliau pernah memperkosa seorang gadis di bawah umur (hlm. 27-33).
  6. Melecehkan Nabi Muhammad SAW dengan menuduh beliau sebagai orang yang hobi kawin-cerai (hlm. 32).
  7. Menghina ALLAH SWT dengan menyatakan bahwa berdasar Al-Qur’an dan Hadits Nabi, Nabi Musa AS lebih memiliki pengetahuan dibandingkan ALLAH SWT. (hlm. 38-40).
  8. Menghina umat Islam dengan tuduhan bahwa umat Islam memberhalakan Ka’bah. (hlm. 49-51).
  9. Melecehkan ibadah haji dengan menuduh bahwa umat Islam halal mencuri dan korupsi untuk haji (hlm. 52).
  10. Menghina tauhid umat Islam sebagai tauhid yang menyembah sebuah batu (hlm. 60-61).
  11. Menuduh Al-Qur’an sebagai kitab yang sudah tidak relevan dan ketinggalan zaman (hlm. 64-66).
  12. Menuduh Nabi Muhammad sebagai orang yang mengajarkan penyembahan setan dalam Upacara Haji (hlm. 71); sehingga orang yang tidak menyembah berhala dikafirkan oleh Nabi Muhammad (hlm. 73-74).
  13. Menuduh Ibadah Haji sebagai upacara penyembahan berhala yang tertutup (hlm. 78).
  14. Menuduh Ibadah Haji sebagai pekerjaan syirik kepada Tuhan (hlm. 83).

Buku “Upacara Ibadah Haji” terbitan Kristen ini adalah salah satu bukti bahwa mereka menyebarkan misinya dengan cara curang, tipuan, keculasan, pengelabuan dan kebohongan. Sampai saat ini buku tsb masih disebarluaskan, dikirim secara gratis kepada umat Islam di mana-mana. Bahkan ada sebagian jemaah Haji tahun 2008 di Rangkasbitung Kab. Lebak, Prop. Banten Selatan sebelum berangkat haji, diberikan buku tsb secara gratis.

Menyikapi fitnah keji pendeta tersebut, DR H Insan LS Mokoginta menempuh jalur ilmiah dengan menulis buku jawaban berjudul “Pendeta Menghujat Muallaf Meralat.” Seluruh tuduhan pendeta diluruskan dalam buku ini.

Karenanya umat Islam yang sudah melaksanakan ibadah haji maupun yang ingin menunaikan ibadah haji, perlu membaca buku ini, untuk menambah khazanah pengetahuan dan kiat-kiat menjawab hujatan Kristen terhadap ibadah haji.

>>>>Cara Mudah Mendapatkan Buku ini…>>>>