LUND – Media massa Swedia mengungkap investasi sejumlah sukup negara ini di sektor produksi dan penyebaran filem-filem porno.

Kantor berita Fars (17/5) melaporkan, gereja-gereja Swedia dalam beberapa hari terakhir terus diburu media massa. Pada awal tahun 2011, Gereja Katolik Swedia menyatakan bahwa dalam 30 tahun terakhir sedikitnya tiga pastor terjerat skandal etika dan seks. gereja Katolik Swedia telah mencopot jabatan ketiga pastor tersebut.

Sejak kasus tersebut, penilaian negatif opini masyarakat Swedia juga semakin meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir, masalah ini muncul ke permukaan beberapa kali dan para pejabat Vatikan juga memilih bungkam dalam masalah ini.

Merebaknya skandal etika di gereja di negara-negara Eropa utara menunjukkan krisis etika yang melanda gereja Katolik. Namun yang terjadi Swedia, berbeda dengan berbagai skandal yang terungkap sebelumnya.

Penyebaran Film-Film Porno

Sejumlah uskup Katolik di kota Lund, Swedia, berinvestasi di jaringan televisi yang menayangkan film-film porno. Padahal berdasarkan ketetapan gereja Swedia, investasi gereja di sektor itu dilarang dan bertentangan dengan semangat keagamaan dan etika. Namun sejumlah uskup Swedia melanggar ketentuan itu dengan mengedepankan alasan ekonomi.

Stefan Skoog, seorang pejabat finansial di wilayah keuskupan Lund, kepada koran The Local terbitan Swedia mengatakan, “Nyaris tidak mungkin menemukan perusahaan yang sepenuhnya bersih.” Namun ia berdalih bahwa pihaknya selalu menekankan para investor dan manajer keuangan kami untuk berusaha menghindari berinvestasi di sektor-sektor “tidak bersih.”

Dewan Keuskupan Lund berinvestasi di sebuah perusahaan media komersial MTG, yang menayangkan film porno pada malam hari melalui TV 1000.  [Jaka/Suara-Islam/Irib]