JAKARTA – Memasuki pertengahan tahun 2011, jumlah individu yang memutuskan memeluk Islam di Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), terus bertambah. Kondisi itu menandakan syiar Islam sudah berjalan sebagaimana mestinya.

Data terbaru (MASK) menyebutkan selama rentang bulan Januari-Juli 2011, individu yang memutuskan masuk Islam mencapai 176 orang. Jadi, secara keseluruhan semenjak tahun 1993, individu yang memutuskan masuk Islam di MASK. mencapai 16.178 orang. “Bulan Juni lalu saja mencapai 32 orang,” papar Kepala Bidang Pembinaan Mualaf, MASK, Anwar Sujana kepada Republika.co.id, Jum’at (8/7/2011).

Dikatakan Anwar, pada tahun lalu, tepatnya Januari-Juli 2010, individu yang memutuskan masuk Islam di MASK mencapai 264 orang.”Ya, dalam berdakwah tidak mengenal naik turun, namun, Alhamdulillah, syiar Islam terus berjalan, “kata dia.

Yang menggembirakan, kata Anwar, jumlah orang asing yang memutuskan untuk memeluk Islam juga bertambah. Menurut dia, dari besaran prosentasenya mencapai 50 persen. “Dari 22 orang, 10 orang itu adalah warga asing,” kata Anwar.

Adapun alasan mereka memutuskan memeluk Islam, lanjut Anwar, cukup beragam. Seperti misal karena pernikahan, mendapatkan hidayah dan tertarik dengan Islam. Meski demikian, kata Anwar, apapun alasan si mualaf memeluk Islam, putusan mereka memeluk Islam harus mendapatkan dukungan dan perhatian.

Berbicara soal dukungan dan perhatian, Anwar mengatakan keprihatinannya. Sebab, umat Islam terlihat “cuek” terhadap keislaman mualaf. “Jadi, ketika mereka sudah memutuskan memeluk Islam, dianggap selesai, tidak ada lagi perhatian,” kata dia.

Karena itu, Anwar mengingatkan, bertambahnya jumlah mualaf sudah sewajarnya diikuti dengan peningkatan perhatian dan kepedulian umat Islam terhadap mualaf. Sebab, kesan yang muncul ketika bicara soal mualaf begitu dingin.”Nah, ini pekerjaan rumah bagi kita bersama,” kata dia. [Republika/Redaktur: Siwi Tri Puji B, Reporter: Agung Sasongko]