WASHINGTON DC (AS) – Dua kelab malam, yaitu kelab malam dewasa dan kelab malam pesta, didaftarkan Pendeta Glenn Hudson sebagai gereja, untuk menghindari pajak. Mereka dapat membuat sarang dosa dengan menjual nama Tuhan, dengan bertopeng nama ‘pelayanan’ yang orang awam sering kaitkan dengan kekristenan.

Kekejian itu terjadi di kota Dallas, Ibukota Texas, Amerika, ketika pemerintah dan aparat kota tersebut menangkap basah dirinya telah mengoperasikan dua kelab malam, yakni kelab dewasa dan kelab pesta yang saat keduanya didaftarkan kepada pemerintah, Hudson mengakui bahwa keduanya adalah ‘gereja’.

Menurut ‘Pendeta’Glenn Hudson yang ditahbiskan oleh Universal Life Church dari Internet ini, menyatakan bahwa tempat The Playground dibuat untuk melakukan ‘kebaikan’. “ini untuk melayani para pemuda yang memiliki beban hidup” dan lanjutnya, “ini direstui oleh Gereja Universal” ujarnya kepada ABCNews.

Sedangkan ditanya terkait Darkside, ia mengakui bahwa itu adalah tempat ‘religius’ yang sama dengan The Playground.

Wakil Kejaksaan Dallas, Melissa Miles menyatakan ini adalah tindakan korupsi, “Dia (Gleen) menutupinya dengan nama organisasi keagamaan” tegasnya, sehingga Gleen dan kroninya dapat terhindar dari pungutan pajak.

Sedang saat ditanya tentang tindakannya menghindari pajak dengan menggunakan nama organisasi keagamaan Hudson berkelit “” saya tidak tahu itu” ujarnya

Kelab dewasa yang bernama The Playground itu berlokasi di sebuah kompleks perindustrian. Parahnya, saat digrebeg 20 Juli lalu, bangunan ini tidak mempunyai benda atau peralatan yang berkaitan dengan ritual keagamaan apapun.

Bangunan yang bernama Harry Hines Boulevard ini ketahuan dipakai secara menyimpang dari proposal yang diberikan kepada pemerintah, sebelumnya ketika pihak kepolisian dalam penyamaran, mereka menemukan televisi bergambar pornografi, penari tak berbusana ke atas, dan banyak ruang tidur beserta alat kontrasepsi yang tersedia.

Sedangkan di Klub Darkside adalah tempat pesta permanen yang diperuntukan kepada anak belasan tahun, polisi menemukan berbagai macam obat candu, Hudson berkilah, tempat itu digunakan sebagai tempat perkumpulan ‘persekutuan’ pemuda dan remaja. Mereka juga heran sebab biasanya kelab pesta selalu berpindah pindah.

Hudson sebelumnya pernah ditangkap karena membawa ganja dan senjata illegal. Saat ini ia masih dalam masa percobaan setelah permohonannya tidak disetujui dalam dua tuduhan tersebut.

Waspadai ‘Universal Life Church’

Terkait hubungan Glenn Hudson dan ‘Gereja Kehidupan Semesta’ atau Universal Life Church ditemukan bahwa perkumpulan keagamaan ini merupakan sebuah lembaga keagamaan diluar Kristen yang menggunakan nama ‘Gereja’. Dengan dasar yang menerima ‘segalanya yang benar’, sehingga apapun yang manusia anggap sebagai kebenaran, entah baik maupun buruk, dapat dibenarkan.

Agama yang didirikan oleh Kirby J. Hensley pada tahun 1959 dengan nama “Life Church” adalah hasil kekecewaannya terhadap Gereja Pentakostal yang tegas dalam persekutuan terhadap Tuhan, ia pun menciptakan doktrin yang menyatakan kepercayaan terhadap sesuatu dapat berbeda dan tidak ada yang boleh mengkritik maupun mengutuk ajaran kepercayaan lainnya.

Hingga saat ini sudah ada 18,000,000 orang yang mengikuti ajarannya termasuk Penyanyi terkenal seperti Lady Gaga, Sherri Lynn, Carrie Underwood dan Alanis Morissete, selain itu ada juga Richard Branson pendiri Virgin,Hugh Hefner Pendiri Playboy dan Ringo Starr bekas anggota Beatless. [kabargereja]