ABBOTTABAD, PAKISTAN – Jemaat Kristen dihajar warga ketika sedang menggelar acara nonton bareng (nobar) film Yesus di sebuah taman dekat rumah tempat gugurnya Syaikh Usamah bin Ladin, di Kota Bilal di wilayah Abbottabad. Pasalnya, umat Katolik yang tinggal di wilayah itu hanya tiga orang.

Worthynews (18/8/2011) melansir, hari itu jemaat gereja Full Gospel Assembly (FGA) sedang melakukan satu kegiatan gereja yang salah satunya adalah menonton bersama film berjudul “Jesus” di sebuah taman. Tiba-tiba saja sekelompok orang datang dan segera menghajar siapapun yang sedang menonton.

Tak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut, tapi seluruh perangkat untuk menonton film termasuk proyektor dirusak oleh massa.

Umat yang sedang menonton pun segera berlarian tanpa memberi perlawanan. Sejumlah orang babak belur terluka. Setelah semuanya dianggap kondusif, massa itu pun segera menghilang. Namun tidak ada tindakan apapun dan tidak satu pun orang ditangkap oleh aparat keamanan Pakistan.

Otoritas Katolik setempat Uskup Agung Lahore, Lawrence Saldanha Emeritus, menyayangkan insiden itu. Ia memperingatkan umat Katolik untuk lebih berhati-hati, tidak gegabah di depan umum.

Beberapa media lokal menilai insiden ini terjadi karena pemutaran fim Kristen secara terbuka ini dilakukan di dekat dengan dekat tempat gugurnya Syaikh Usamah bin Ladi. Apalagi, bagi warga setempat segala sesuatu yang “berbau barat” termasuk kegiatan Kristen dianggap sebagai perpanjangan tangan pihak barat. [voa-islam.com]