WASHINGTON DC  – Meski sudah berkali-kali salah meramal kiamat, pendeta asal California, Amerika Serikat, Harold Camping tak pernah kapok. Kali ini, ia meramal lagi bahwa Hari Akhir akan terjadi pada hari ini, Jum’at 21 Oktober 2011.

Meski begitu, kata dia, orang-orang ingkar terhadap Tuhan tidak akan mengalami penderitaan lantaran dunia akan berakhir dengan cara tenang. “Pada saat itu seluruh dunia akan hancur. Hari Akhir akan datang secara diam-diam, mungkin bulan depan. Itu akan terjadi paling lambat 21 Oktober,” kata lelaki 90 tahun ini  dalam khotbah yang disampaikan melalui Open Forum yang disiarkan jaringan Family Radio miliknya, seperti dilansir Radio Survivor, Senin (03/10/2011).

Dalam pesannya Camping menegaskan bahwa kiamat yang akan datang bulan ini tidak akan menyakitkan siapa pun, termasuk para penentang Tuhan. Ia menegaskan bahwa orang dengan keyakinan yang benar akan memperoleh surga dan Bumi baru. “Selamat tinggal dan semoga Tuhan memberkati kalian semua.” Kata Camping, mengakhiri pesannya.

Lebih lanjut, dengan ilmu sok tahunya yang dilengkapi dengan ilmu kebodohan, lelaki tua itu mengatakan bahwa orang-orang yang ingkar terhadap Tuhan tidak akan mengalami penderitaan lantaran dunia akan berakhir dengan cara tenang.

Pada saat itu seluruh dunia akan hancur, kata lelaki 90 tahun ini, dalam khotbah yang disampaikan melalui Open Forum yang disiarkan jaringan Family Radio miliknya.

Sebelumnya Camping sudah dua kali salah meramalkan datangnya “Hari Kehancuran.” Pertama pada 1994 dan terakhir pada 21 Mei lalu. Ketika itu ia sempat bersembunyi selama tiga hari setelah tidak terjadi apa-apa. Ia kembali muncul setelah menemukan alasan, bahwa kiamat pada 21 Mei lalu itu bukan secara fisik, tapi secara spiritual. Proses kiamat baru dimulai dan bakal berakhir pada 21 Oktober tahun ini.

Berbeda dengan peringatan-peringatan sebelumnya, kali ini jadwal kiamat mutakhir tidak disertai spanduk, papan iklan, atau iklan di media seperti yang dilakukan sebelumnya. Ia berkilah, Tuhan sudah memilih siapa saja yang akan masuk surga pada 21 Mei lalu, sehingga ia merasa tidak perlu lagi mengkampanyekan soal kiamat.

Pendeta dari aliran Kristen Evangelis ini sempat diserang stroke ringan awal Juni lalu saat berkhotbah di radio. Ia sempat dirawat di rumah sakit dan baru pulih awal bulan ini. Banyak orang menilai stroke itu sebagai azab dari Tuhan.

Kita tak perlu menanti waktu untuk membuktikan kegagalan ramalannya, karena rasa malu itu sudah dipastikan akan menghampiri sejarah hidup Camping untuk kebodohan yang ketiga kalinya. Jika Tuhan memberikan umur sedikit lebih panjang, ia pasti membuktikan kebodohannya tentang ramalan hari kiamat.

Jika memahami kandungan Alkitabnya, seharusnya umat Kristen menolak ramalan apapun tentang hari Kiamat. Sebab Yesus dalam Injil menegaskan bahwa dirinya adalah manusia biasa yang tak tahu kapan terjadinya hari Kiamat.

“Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak (Yesus, pen.) pun tidak, hanya Bapa sendiri” (Injil Matius 24:36; Markus 13:32).

Kapan datangnya hari Kiamat? Menurut Yesus dalam Injil tersebut, hanya Allah saja yang tahu. Karena Yesus bukan Allah, maka Yesus berterus terang bahwa dia juga tak tahu kapan datangnya hari Kiamat.

Umat Islam pun wajib menganggap ramalan Kristen tentang Kiamat sebagai isapan jempol alias mimpi di siang bolong. Al-Qur’an secara gamblang menegaskan bahwa hari Kiamat hanya Allah SWT saja yang tahu kapan datangnya.

“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat…” (Qs Luqman 31:34).

“Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah” (Qs. Al-Ahzab 63).

Dalam Al-Qur’an  Allah menjelaskan bahwa hanya Dialah pemilik ‘kunci-kunci ilmu ghaib’ (mafatihul-ghoib): “Dan hanya di sisi-Nya lah kunci-kunci ilmu gaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia” (Qs Al-An’am 59).

Dalam hadits shahih yang diriwayatkan Abdullah bin Umar RA, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa kunci-kunci ilmu gaib tersebut ada lima macam. Beliau bersabda yang artinya:

”Kunci-kunci ghaib itu lima. Sesungguhnya hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dia-lah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada di dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok, dan tiada yang seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (HR Bukhari).

Berdasarkan nas-nas suci, para nabi Allah tak ada yang tahu kapan datangnya hari kiamat. Jika ada pendeta yang mengaku nabi lalu meramalkan kapan datangnya hari kiamat, pasti dia seorang Nabi Palsuuuu!!!! [voa-islam.com]