Sebelumnya mari kita baca Injil Markus 9:44 dan 46 berikut:

-44- [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.] -46- [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.]” (TB–LAI  2002).

Apabila Anda lapar dan haus akan kebenaran, sehingga ingin mendalami maksud ayat di atas, silakan baca ratusan buku tafsiran Injil Markus. Banyak sekali ragam penafsiran yang bisa ditemukan. Bisa jadi antara kitab tafsir yang satu berbeda dengan kitab tafsir yang lain. Lumrah, karena latar belakang pendidikan dan sudut pandang para pakar teologi itu tidak sama.

Tetapi, sebelumnya kami ingatkan, bahwa tindakan itu hanya buang-buang waktu, biaya dan energi yang sia-sia. Tiada guna dan untungnya, menafsirkan ayat yang disepakati palsu oleh para ahli teologi Kristiani.

Pada tahun 30 sampai 50-an jemaat Kristiani sempat dibuat pusing tujuh keliling oleh Injil Markus pasal 9. Setelah membaca ayat 43, mereka tidak menemukan ayat 44 karena yang ada hanya ayat 45. Setelah membaca ayat 45, mereka ingin melanjutkan ke ayat 46, tapi mereka tidak menemukannya. Karena ayat 46 memang tidak tertulis dalam Alkitab. Tak ada yang tahu pasti mengapa Alkitab edisi “Kitab Perdjandjian Baharoe” tahun 1929 itu loncat-loncat dan tidak memuat ayat 44 dan 46 pada halaman 116. Tak ada penjelasan resmi dari penerbit Alkitab kenapa susunan ayat itu loncat-loncat dari ayat 43 loncat ke ayat 45 dan dari 45 loncat lagi ke 47. Yang pasti, loncatan ayat itu bukan permainan sulap, tapi ada maksudnya. Entah apa maksudnya, lihat lampiran berikut:

~

~
Lima puluh tahun kemudian, umat Kristen dari sekte Saksi Yehovah merasakan keanehan yang serupa. Ketika membaca Injil Markus pasal 9 dalam Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru tahun 1999 halaman 1528-1529, mereka tidak menemukan ayat 44 dan 46. Dicari berulang kali pun mereka tetap tak bisa menemukannya. Yang ada hanya nomor ayat 44 dan 46 saja. Sedangkan isinya tidak ada sama sekali, entah salah cetak atau entah raib ke mana….??

~

~

palsu injil markus 9:46 yehovah

~
Misteri hilangnya ayat 44 dan 46 dari peredaran Injil Markus pasal 9 ini terjawab tuntas oleh teolog Katolik yang menerbitkan “Kitab Suci Perjanjian Baru” terbitan Arnoldus Ende tahun 1977/1978. Pada halaman 113, ayat 44 dan 46 itu dicantumkan utuh tapi diapit dengan dua tanda kurung, kemudian diberi catatan kaki dengan penjelasan sebagai berikut:

“44, 46. Kedua ayat ini tidak asli dan hanya mengulang ayat 48.”

~

injil markus 9:44-46-palsu-arnold81

~
Perkembangan berikutnya, kalimat pengakuan “Kedua ayat ini tidak asli” itu kini tidak ditemukan lagi. Dalam Alkitab terbitan LAI tahun  2002 kedua ayat tersebut dicantumkan utuh tanpa ada penjelasan apapun. Ini adalah upaya untuk menutupi kepalsuan ayat dalam Alkitab (Bibel).

———————————————————-
(Dikutip dari buku “Dokumen Pemalsuan Alkitab: Menyambut Kristenisasi Berwajah Islam” karya Molyadi Samuel AM., Victory Press Surabaya, Cetakan III,  hlm. 129, 165, 180-181, 198).