KUWAIT – Lajnah Ta’rif bi-Dienil Islam Kuwait melaporkan bahwa sejak awal Ramadhan 1433H sampai hari keempat Ramadhan, sebanyak 222 pria dan wanita telah memeluk Islam di Kuwait. Ratusan muallaf dan muallafah itu berasal dari berbagai kewarga negaraan seperti Filipina, Singapora, Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja, India, Srilanka, Bangladesh, Eropa dan Amerika.

Lajnah Ta’rif bi-Dienil Islam adalah organisasi dakwah yang berkecimpung dalam dunia tenaga kerja asing di Kuwait. Wakil ketua Lajnah Ta’rif bi-Dienil Islam Kuwait, syaikh Abdul Aziz Ad-Du’aij, menyatakan bahwa organisasi dakwah yang dikelolanya pada bulan Ramadhan 1433 H ini menggelar program dakwah dengan tema ‘Dakwah adalah tanggung jawab, sampaikanlah dakwah bersama kami!”

“Program dakwah ini bertujuan mengenalkan kepada kaum muslimin secara luas urgensi dan keutamaan dakwah, serta mendorong mereka untuk mengenalkan agama Islam ini kepada orang-orang non muslim dengan cara bijaksana, nasehat yang baik dan mengenalkan kepada mereka pokok-pokok ajaran Islam yang lapang dengan beragam sarana pengumuman yang terang-terangan dan tersebar di setiap tempat. Di antaranya iklan di media massa, siaran radio dan siaran TV. Lajnah kami mempergunakan sarana-sarana tersebut untuk berdakwah dengan menggandeng sejumlah juru dakwah terkenal di Kuwait seperti syaikh Ahmad Al-Qathan.” ujar syaikh Abdul Aziz Ad-Du’aij.

Ad-Du’aij menambahkan, “Tujuan pokok organisasi dakwah kami adalah mendakwahi tenaga-tenaga kerja asing di sini melalui dakwah di media massa dan sarana kampanye lainnya yang diterjemahkan ke dalam beragam bahasa non Arab. Termasuk mengeluarkan kaset-kaset ceramah, video-video ceramah, bulletin-buletin dan buku-buku saku dakwah yang didistribusikan selama program yang kami gelar.”

Menurut Ad-Du’aij, mushaf Al-Qur’an dan terjemahannya dalam beragam bahasa memiliki andil yang sangat besar bagi banyak muallaf dan muallafah. “Organisasi dakwah kami memfasilitasi hal itu secara materi melalui sumbangan zakat, infak, wakaf dan partisipasi para dermawan. Program ini mendapat respon positif para dermawan dari beragam lapisan masyarakat.”

Lajnah Ta’rif bi-Dienil Islam Kuwait mendakwahi para tenaga kerja asing non muslim di Kuwait, memberikan bimbingan keagamaan kepada para muallaf dan muallafah baru, dan memberikan pengajaran Bahasa Arab kepada orang-orang non Arab.

Organisasi dakwah ini memiliki 15 cabang di seluruh Kuwait dan menghimpun 85 juru dakwah Islam yang ahli bahasa asing. Setiap tahun organisasi dakwah ini mendistribusikan lebih dari dua juta mushaf Al-Qur’an dan terjemahannya dalam beragam bahasa dunia, kaset dan video dakwah, bulletin dan buku dakwah kepada pekerja asing non muslim dan kaum muallaf di Kuwait. [arrahmah.com]