pangeran prince-charlesLONDON – Dalam pidato selama satu jam, pewaris tahta ini berargumen bahwa manusia yang menghancurkan dunia bertentangan dengan kitab suci dari semua agama, tetapi terutama Islam.

Dia mengatakan saat ini pemisahan antara manusia dan alam itu disebabkan bukan hanya oleh industrialisasi, tetapi juga oleh sikap kita terhadap lingkungan, yang bertentangan dengan butir dari “tradisi suci”.

Charles, yang beragam Kristen dan akan menjadi kepala Gereja Inggris ketika ia berhasil naik tahta, secara mendalam berbicara mengenai Al Qur’an yang ia pelajari sendiri, ia mengatakan bahwa tidak ada pemisahan antara manusia dan alam dan mengatakan bahwa kita hidup dalam batas lingkungan.

Pangeran Charles berbicara kepada audiens sarjana di Pusat Studi Islam Oxford yang mencoba untuk mendorong pemahaman yang lebih baik dari budaya dan peradaban agama.

Pidatonya, menggabungkan agama dengan subjek favoritnya, lingkungan, menandai ulang tahun ke-25 dari organisasi tersebut.

Dia menambahkan : “Kebenaran adalah bahwa kita berbagi planet ini untuk alasan yang baik dan itu adalah kita tidak bisa berada di sini sendiri tanpa adanya keseimbangan lingkungan di sekitar kita.”

“Islam selalu mengajarkan hal ini dan mengabaikan pelajaran itu adalah melalaikan kontrak kita dengan pencipta.” [arrahmah]